Ki Brojo : Hanya Seniman Yang Mampu Menyatukan Kembali Bangsa Nusantara

0
117

Meraknusantara.com,- Perpecahan terselubung atau retaknya persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa yang saat ini mulai tampak adalah akibat dari terpisahnya seni-seni dan budaya yang ada ditanah air, hal ini dikatakan Harry Wibowo Pimred Meraknusantara.com yang dikenal didunia spiritual sebagai Ki Brojo.

Saat ditemui dikediamanya Ki Brojo mengatakan saat ini adalah saatnya Sabdopalon dan Noyogenggong menagih janji. Sabdopalon dan Noyogenggong adalah Guru spiritual dari Raja Brawijaya V pada jaman Kerajaan Majapahit .

Sabdo palon pergi meninggalkan Majapahit karena merasa budaya asli bangsa ini telah dirasuki budaya-budaya asing yang tidak lagi sesuai dengan adat dan budaya, sedangkan Raja Majapahit pada waktu itu tak lagi mau mendengarkan apa yang di nasehatkanya, maka pergilah Sabdopalon dan Noyogenggong dari maja pahit dengan mengucap janji dirinya akan kembali lagi setelah masa 500 tahun untuk mengembalikan lagi seni budaya dan adat istiadat yang selama ini sudah tidak sesuai dengan adat dan budaya warisan para leluhur. Kata Ki Brojo.

“Nanti akan muncul seorang tokoh seniman yang akan datang untuk mempersatukan para seniman dan budayawan yang ada di nusantara” kata Ki Brojo.

Saat ditanya apakah orang tersebut berasal dari pemerintahan ataukah dari kalangan pelaku seni , ki Brojo mengatakan  bahwa  tokoh ini merupakan seorang yang berdarah Ningrat memahami tiga unsur manunggaling kawula lan gusti, atau orang yang telah bisa menyatukan dirinya dengan alam dan Tuhan, serta tokoh ini juga merupakan seorang pelaku seni.

Lebih jauh dikatakanya kehadiran tokoh ini akan selalu didampingi oleh salah seorang tokoh juga, yang tentunya bersinergi saling mengisi dan menutupi kelebihan dan kekurangan masing-masing, seperti halnya Sabdo palon dan Noyogenggong yang selalu berdua namun merupakan satu kesatuan.

Kemunculan tokoh ini akan menjadi momentum sejarah bagi negeri ini dan juga akan menjadikan Seni dan budaya sebagai pilar persatuan bahkan sebagai pilar sebuah negara.

“Sebaiknya kita memahami juga apa yang telah diramalkan didalam Jongko Joyoboyo dan Jongko Ismoyo agar mengerti dan memahami arti sebuah keadilan, arti sebuah kesabaran, dan arti sebuah rasa memiliki” kata Ki Brojo.

Lebih jauh dikatakanya Saat ini hanyalah dunia seni dan budaya yang akan mampu menyatukan kembali keretakan yang ada di negeri ini , hanya dengan seni dan budaya bangsa dan negara ini dulu lahir dan dikenal hingga ke manca negara sebagai bangsa dengan berbagai suku, bahasa, adat budaya,yang berbeda-beda namun hal itu justru menjadi perekat kuat mempersatukan bangsa ini menjadi sebuah negara besar yang bernama Indonesia. Tegas Ki Brojo. (red)