Asep Tukang Kusen , Bertahan di masa pademi untuk kebutuhan hidup dan keluarga tercinta.

0
71

Kab. Tangerang- meraknusantara.com,- Asep seorang pelaku usaha di bidang kayu atau tepatnya sebagai seorang pembuat Kusen, pintu dan barang-barang rumah tangga lainya, Asep saat ini hanya bisa bertahan mempertahankan usahanya untuk tetap bisa berjalan dan menghidupi keluarga tercintanya. (03/04/2021)

Asep yang membuka usaha kios kusen dijalan Suka bakti Bagol , Kp. Suka Bakti Rt 08/04.Desa Lembang Sari Kecamatan Rajeg , saat ditemuai awak media mengatakan dirinya sangat bingung dengan sepinya usaha di kala pandemi covid saatini.

“Saya sangat bingung dimasa pademi ini , yang sebelum pademi atau corona ada di Negri ini. pesanan kusen ,pintu , bupet dan lemari hampir lumayan bisa di katakan 4 sampai 5 Pesanan dalam setiap harinya dan yang kerja pun sampai 4 atau 5 orang. tapi sekarang pak ,cuma satu itu juga tidak tiap hari mungkin seminggu 2 atau 3  yang order dan yang kerja juga cuma satu orang itupun kerja 1sampai 2 hari dalam seminggu”.ujar mang asep

Lebih jauh Asep mengatakan selain tempatnya membuka usaha masih ngontrak, kebutuhan tiap hari untuk keluarga sulit terpenuhi.

“Mana ini kios ngontrak , istri sama anak.di sini , pusing saya mas . kadang sedih kalau di pikirin mah . sebelum pademi corona oderan lumayan, omset juga tapi sekarang bingun kalau di omong mah, saya berharap pademi corona cepat pergi dari negri yang kita cintai ini hingga usaha saya khususnya umum nya para pedagang lancar”.kata mang asep yang merupakan perantau dari Indramayu.

Hal yang sama juga dikatakan salah seorang karyawan bernama Zam, yang membenarkan apa yang di ceritakan oleh Asep bahwa usaha pembuatan Kusen, pintu, dan peralatan rumah tangga seperti lemari , buffet semuanya sepi orderan, yang penting saat ini kita hanya bisa bertahan untuk hidup, dan untuk mengatasi kesulitan ini Zam terpaksa harus kerja sebagai kuli nandur disawah.

Asep dan Zam hanya bisa berharap pandemi corona ini segera berakhir dan mereka bisa bekerja seperti sediakala, dan semoga juga pemerintah memberikan perhatianya dan bisa memberikan pinjaman modal kepada pengusaha kecil seperti mereka. ( iwan )