Polres Pandeglang Amankan 16 Pengikut Aliran Sesat.

0
162

Kab. Pandeglang, Meraknusantara.com.- Berawal dari masyarakat yang resah akan adanya kegiatan aliran spiritual yang diduga menyesatkan petugas kepolisian merangsek masuk untuk mengamankan Kelompok tersebut didekat area Perkebunan sawit PT. Globalindo Argo Lestari (GAL) Desa Karang Bolong Kecamatan Cigeulis Pandeglang Banten.

Seperti yang dilansir dari (CNC Media) – Kejadian awal pada Kamis, (11/03/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, pemimpin aliran kepercayaan yang diduga aliran sesat yang bernama inisial A (52) warga Pandeglang mengajak anggota yang lain untuk mandi secara bersama-sama tanpa mengenakan busana.

Ritual mandi bersama tanpa busana tersebut diikuti sebanyak 16 orang terdiri, 5 orang anggota perempuan, 8 orang anggota laki-laki, dan 3 orang anak-anak.

Kegiatan ritual yang diduga aliran sesat tersebut baru dilaksanakan satu kali dengan tujuan membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan agar lebih baik, Pelaku A menjelaskan bahwa aliran tersebut mengadopsi dari ajaran Hakekok yang di bawa saudara E (Alm).

Kemudian diteruskannya dengan ajaran Balaka Suta Pimpinan A S Leuweng Kolot Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

Ritual yang diduga aliran sesat ini disebut-sebut warga lokal dengan istilah ‘Hakekok’ ini mengganggu warga kampung Pamukiman Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Beruntung pihak kepolisian Cigeulis cepat datang ke lokasi sehingga tidak terjadi hal-hal pengerusakan.

Menurut informasi dari warga di sekitar lokasi yaitu nama Kiayi Engkos membenarkan ada sejumlah warga yang melakukan ritual diduga aliran sesat yang dahulu sudah dibubarkan saat ini bangkit lagi.

“Iya betul pak, ada ritual di dekat area pabrik dengan posisi telanjang bulat, nini-nini,aki-aki (nenek kakek),bapak-bapak dan anak-anak,itu lagi ritual agama aliran sesat sempat dibubarkan warga bahkan mau digerudug tapi keburu datang petugas kepolisian dan saat inipun saya baru balik dari mapolsek Cigeulis ternyata itu sudah diamankan ke Polres Pandeglang,” ucapnya Kamis, (11/03/2021).

Sementara itu, Kasat intelkam AKP Sely Eldiansyah langsung melakukan penanganan.

“Kami dari kepolisian Kasat intelkam AKP Sely Eldiansyah beserta Polsek Cigeulis dibawah pimpinan Iptu Bayu Triatmaka langsung melakukan evakuasi anggota aliran yang diduga sesat ke Polsek Cigeulis guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan kemudian semua penganut aliran tersebut akan di amankan ke Polres Pandeglang,” katanya dalam siaran tertulis Kamis (11/03/2021)

Dijelaskanya, tim petugas melakukan penggalangan Toga, Tomas, menghindari terjadinya ancaman dari tokoh agama di Kecamatan Cigeulis.

”Saat ini sedang dilakukan interogasi terhadap penganut aliran tersebut,” pungkasnya.

Dan sampai berita ini tayangkan para terduga aliran sesat tersebut masih berada di Mapolres pandeglang guna pengembangan kasus lebih lanjut. (RED)