Menjual Tanah Warisan Atas Nama Orang Tua yang Sudah Meninggal

0
67

Jakarta, meraknusantara.com,- Transaksi jual beli tanah, jual beli rumah warisan atau peninggalan orang tua pasti lumrah dilakukan oleh anak.
Namun permasalahannya, rumah yang akan dijual masih atas nama bapak dari anak yang sudah meninggal, dan informasinya telah bercerai dengan istrinya sebelum meninggal.
Gerai Hukum Art & Rekan berpendapat bahwa, proses jual beli dengan kondisi tersebut di atas.
Dalam hal hak atas tanah tersebut masih atas nama orang tua laki-laki yang telah meninggal.
hal yang paling penting sebelum dilaksanakan transaksi jual beli tanah tersebut adalah, memastikan hal-hal sebagai berikut.
Memastikan Ahli Waris dari Pemilik Tanah.

Pastikan siapa saja ahli waris dari pemilik tanah tersebut.

Apabila istri dari almarhum masih hidup, maka harus dilihat lagi apakah tanah tersebut adalah tanah gono-gini antara almarhum dengan istrinya, walaupun mereka telah bercerai pada saat masih hidup.

Apabila merupakan harta gono-gini, maka istri beserta anak-anaknya yang sah harus tanda tangan dalam akta jual belinya nanti.
Sebelum melakukan transaksi jual beli, dokumen-dokumen pendukung yang perlu dipastikan atau ditanyakan kepada penjual antara lain.

1. Dokumen surat keterangan waris dari pihak yang berwenang.

2. Dokumen akta perkawinan dan akta cerai.

3. KTP ahli waris dan Kartu Keluarganya.

4. Sertifikat tanah.

5. IMB dan PBB tanah.

Selain itu perlu kita memastikan bahwa pada saat penandatanganan akta jual beli.

Para ahli waris harus datang menghadap untuk menandatangani akta jual beli tanahnya.(Arthur)