JNI Tangerang Raya Akan Laporkan Staf DPMPTSP Kabupaten Tangerang Pemalsu izin Prinsip

0
36

TANGERANG –meraknusantara.com,-  Jurnalis Nasional Indonesia ( JNI ) Tangerang Raya Akan Laporkan oknum Staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Tangerang Yang telah memalsuan Izin Prinsip (IP) dan tanda tangan dalam izin. Karena itu, JNI Tangerang Raya berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Ini semua bermula Terkuaknya Izin Prinsip palsu yang dibuat oleh oknum Staf DPMPTSP Kabupaten Tangerang, adanya Izin Perisip “Palsu ” yang dimiliki oleh Perusahaan Per-orangan oleh sdr. KWOK HANG KEUNG, Dengan, Nomor Register : 653/321-DPMTSP/2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, (DPMPTSP) bukanlah atas nama Perusahaan tersebut, yang berdomisili di Desa Cukang Galih Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang,

pengurusan IP, yang bernomor registrasi 653/321-DPMTSP/2019, tetapi tidak ditemukan registrasi tersebut,”ujar Sopiyan Ketua JNI DPD Tangerang Raya Sabtu. (6/3/2021)

sebelumnya juga permasalahan ini, kami dari JNI beserta Tim sudah pernah mengkonfirmasi kepada Vicky Viska selaku kasi perijinan tepatnya pada hari kamis (25/02/2021)

Dan Ketika kami meminta di kroscek nomor register izin prinsip yang diajukan oleh atas nama pemohon KWOK HANG KEUNG, setelah Vicky mengkroscek ternyata izin prinsip yang diajukan tersebut tidak terdaftar di DPMSTP KABUPATEN TANGERANG,, bahkan yang paling ironisnya, izin prinsip yang diajukan Atas nama KWOK HANG KEUNG tersebut,, tidak sesuai dengan alamat pemohon .

Setelah JNI dan Tim mengkonfirmasi Ke DPMSTP Kabupaten Tangerang dan akhirnya bermuara pada salah satu oknum. Ia menggunakan cara yang sama, yaitu memalsukan tanda tangan dengan pemindai.

“Siapa pun dia, baik pegawai maupun apa, yang memfasilitasi oknum Staf DPPMPTSP maka kita akan laporkan ke pihak berwajib dan ini saya duga hanya sebagian kecil saja yang kita temukan” katanya.

Dari hasil pemalsuan ini, lanjutnya, bukan dinasnya yang dirugikannya, namun masyarakat dan Badan Pendapatan Kabupaten Tangerang, karena semua bermuara di sana, sehingga oknum ini bisa meminta harga yang tinggi untuk pengurusan perizinan,” katanya.

Kami Keluarga besar JNI ( Jurnalis Nasional Indonesia) Akan melaporkan kasus pemalsuan tersebut kepada Instansi Instansi Terkait.

Menurutnya, pemalsuan Yang terjadi pada izin prinsip dengan no register 653/321-DPMTSP/2019 yang dibuat tahun 2019. Tak hanya pemalsuan tanda tangan, juga pemalsuan perizinan. kami menduga ini hanya sebagian kecil yang kami temukan.,”Tutup Sopiyan Ketua JNI Tangerang Raya. (red)