Perum Taman Pelangi Dan Kober Jaya Pasar Kemis Terendam Banjir

0
364

Kabupaten Tangerang, meraknusantara.com,- Hujan lebat selama kurang lebih 4 jam mengguyur Kabupaten Tangerang, beberapa wilayah tampak terendam banjir, seperti yang terjadi diwilayah Kecamatan Pasar Kemis tepatnya di Desa Gelam Jaya dan Desa Pasar kemis. (20/02/21)

Banjir yang terjadi Di Desa Pasar kemis tepatnya di Perum Taman Pelangi dan Kober Jaya terjadi sekitar pukul 01.00 dinihari, warga mengatakan tak sempat lagi menyelamatkan barang-barang berharga mereka karena air datang begitu cepat dan mencapai ketinggian sedada orang dewasa.

Bambang NS, Jaro diwilayah tersebut yang kebetulan juga tinggal di Perum Taman Pelangi mengatakan hampir semua warga perum Taman Pelangi rumahnya teremdam banjir. “Ada 56 KK diperumahan Taman Pelangi yang terendan serta untuk wilayah Kampung Kober Jaya diperkirakan ada 100 KK lebih yang terendam banjir” kata Jaro.

Untuk kerugian diperkirakan mencapai 1M lebih hal ini disebabkan warga tak sempat lagi menyelamatkan barang-barang mereka, menurut keterangan ada 7 unit mobil dan puluhan Motor yang tak sempat lagi di evakuasi.

Pihak BPBD Kabupaten Tangerang Bapak Bambang Sapto saat dihubungi via telepon mengatakan pihak BPBD akan segera mendata lokasi-lokasi yang terdampak banjir dan akan segera memberikan bantuan kepada wilayah yang mengalami kebanjiran.

Dipihak lain Kepala Desa Pasar Kemis Al Haetomi mengatakan kepada pihak media bahwa pihak Desa akan segera memberikan bantuan berupa bahan makanan serta obat-obatan. dan akan mengupayakan peninggian tanggul disekitar Perum Taman Pelangi.

Selain itu tampak pula memberi bantuan dari Komunitas Gereja yang memberikan air minera juga Mie instan kepada warga masyarakat taman pelangi, juga tampak memberikan sumbangan pula Ketua Karang Taruna Desa Pasar Kemis yang didampingi oleh sekretaris.

Beberapa warga berharap kepada pihak pengembang perum Taman Pelangi agar memperhatikan kondisi perumahan yang selama ini telah mengalami banjir sebanyak 3 kali dan banjir kali ini merupakan banjir terparah yang dialami. (red)