Pemdes Pisangan Jaya Bersama Mahasiswa KKN UMT Perketat Prokes Saat Penyaluran BST Tahap 2

0
71

Kab.Tangerang, Meraknusantara.com-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu UMT, bersama pekerja sosial masyarakat ( PSM ) dan pemerintahan Desa pisangan jaya maju, memperketat dan memberikan arahan kepada warga penerima Bantuan Sosial Tunai ( BST ) tahap 2 di tahun 2021 dengan Jumlah 1.333 Keluaga Penerima Manfaat dengan nominal sebesar Rp.300ribu perkeluarga untuk lebih memperhatikan dan menjalakan Protokol kesehatan di masa pademi ini guna memutus mata rantai penyebaran virus corona yang melanda negeri ini,dalam pendistribusian Bantuan sosial tunai yang di laksanakan di Aula kantor Desa pisangan jaya maju, Sabtu(20/2/2021).

Abdul Majid Sekertaris Desa pisangan jaya saat di wawancara awak media meraknusantara.com mengatakan, Dalam kondisi seperti ini, pemerintah berusaha untuk tetap mensejahterakan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST). Dengan bantuan ini diharapkan
Dapat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat kami,”Ucapnya. Abdul Majid sekdes desa pisangan jaya tetap memperhatikan Porkes dan 3 M covid 19.

Hal yang sama Muhamad Hotib Kepala Desa Pisangan Jaya, untuk para warga atau keluarga penerima manfaat bantuan sosial tunai ( BST tahap 2 di tahun 2021 ) ini dalam proses penyaluran dana tersebut di wajibkan mematuhi tata tertib baik tertib dalam antrian,surat menyurat sekaligus di wajibkan mematuhi Protokol kesehatan seperti Memakai masker,mencuci tangan,menjaga jarak dalam memutus mata rantai penyebaran Virus corona covid 19, apabila ada warga yang tidak mematuhi tata tertib protokol kesehatan covid 19 ini tidak akan kami layani nantinya dan diwajibkan untuk melaksanakan tata tertib tersebut,”tegasnya

Ditempat yang sama Hermansyah Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang selalu dan tidak hentinya memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat pentingnya mematuhi protokol kesehatan, dan kepada warga penerima Bantuan sosial tunai jangan lupa Persiapkanlah data data persyaratan pengambilan BST, diantaranya yaitu, Membawa Foto copy KTP dan KK atau Membawa KTP dan KK asli, Bagi KPM BST yang berhalangan saat Pengambilan BST dapat di wakilkan dengan Ketentuan anggota tersebut tertera di satu Kartu keluarga nya, tetap mematuhi Protokol kesehatan dan 3M, Bagi KPM BST apabila KTP dan KK rusak Wajib lapor ketua RT RW guna di buatkan surat Pengantar di Kantor Desa nantinya,” himbaunya

Herman menambahkan, penting dalam pembagian BST yang selalu kami tegaskan ke masyarakat Desa pisangan Jaya Maju adalah tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan di antaranya yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga Jarak.

Lanjut Hermansyah, dan saya ucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintahan kecamatan sepatan , Pemerintah Desa Pisangan Jaya,para mahasiswa KKN UMT,PSM,BPD,PKK,Karang Taruna,Babinsa,Binamas,ketua RT RW,Kepala Dusun,tokoh masyarakat, se Desa pisangan jaya maju yang secara bersama – sama dalam menjalakan dan mematuhi Protokol Kesehatan di masa pademi ini guna memutus mata rantai penyebaran Virus corona Covid 19,”Ucapnya.

Sementara itu Bahrul Fahmi ketua KKN UMT mengucapkan, Alhamdulilah pendistribusian BST Bantuan sosial tunai tahap 2 tahun 2021 di Desa pisangan jaya berjalan Aman dan tertib dan mematuhi Protokol kesehatan dan 3 M. Terima kasih untuk pemerintahan desa pisangan jaya yang selama ini telah membimbing dan melibatkan kami mahawsiswa KKN UMT menjalankan tugas kami di masyarakat salah satunya Program pendistribusian Bantuan sosial tunai ( BST tahap 2 di tahun 2021 ) ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami mahasiswa KKN UMT di Lingkungan masyarakat nantinya,”Ujarnya

Siti Patonah warga kampung sarakan RW.003 Penerima bantuan sosial tunai mengucapkan, Terima kasih kepada pemerintah pusat dan kabupaten tangerang yang telah memperhatikan kami di masa pademi covid 19 bantuan yang kami terima akan di gunakan untuk kebutuhan pokok dan untuk anak sekolah saya nantinya.

(Nrd/hrm)