Lagi-lagi Penerima PKH tidak Mendapatkan Jatahnya..!Ada Apa

0
137

Kabupaten Tangerang, Meraknusantara.com- Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dicairkan awal tahun ini menimbulkan kegaduhan diwilayah  Kecamatan Pakuhaji salah satunya yang terjadi di Kelurahan Pakuhaji, Jumat(5/2/2021).

Pasalnya, saldo ATM milik beberapa warga yang menjadi penerima manfaat program tersebut ternyata kosong. Hal ini diketahui saat mereka hendak mencairkan uang.

Salah satu warga penerima PKH, sebut saja SN mengaku sangat kecewa saat mengetahui di rekening koran itu ada dana nya sekira 6 juta rupiah dan pada saat dirinya hendak melakukan penarikan bersama warga penerima yang lain tetapi dia tidak menerima duitnya selama Pencairan dana tersebut,”Ucapnya

Setelah itu awak media Meraknusantara.com mencoba Untuk mendapatkan kebenaran informasi tersebut, kami mencoba menghubungi salah satu pendamping PKH tersebut.

Menurut Pendamping PKH di saat dikonfirmasi melalui pesan whatsAppnya, Kamis (4/2/2021) menyampaikan bahwa soal Kartu dan buku bukannya mereka pegang sendiri kan bang Dan prihal saldo nol itu mesti di analisa terlebih dahulu apa faktornya.. Apakah mereka masih memiliki komponen, apakah mereka ikut serta dalam pertemuan kelompok, lalu apakah data ID BDT nya tidak terhapus di data DTKS karena kebetulan memang bulann lalu banyak. Ditemukan warga pkh tidak cair karena ID BDT nya di hapus di data DTKS,” Jawabnya

Lanjut, dan Buat rekening koran bang klo prihal nominal mah.. Karena klo di buku mah print komulatif.. Ga pertransaksi dan ga ada juga nilai 6jt di bantuan pkh wlw semua komponen ada.. Jd mudhnya utk mengetahui itu kpm minta print rekening koran ke pihak Bank Bri, bawa buku, Atm dan ktp dan si pemilik rekeningnya, itu sptnya akumulatif bang.. Jd biar bisa ke jwb rekening tsb minta di print rekening koran, klo rekening koran akan lbh detail tentang keluar masuk saldo, Dan memang di wilayah Ke RW. 03 banyak oknum,”Ucapnya Pendamping lewat Via Wash app

Dan pihak KPM pun merasa penasaran Hingga ia mencoba menabung 50 ribu rupiah kedalam buku rekening tabungan.

Ditempat yang sama sebut saja ia E juga merupakan penerima PKH setempat mengeluhkan permasalahan yang sama, atas kejadian ini dirinya berharap supaya secara administratif pendistribusian PKH itu dapat berjalan dengan baik sehingga hal semacam ini tidak terulang lagi.

“Harapan kami, orang yang berkompeten sekaligus yang terlibat dalam pendampingan penyaluran PKH ini dapat memperhatikan hal ini secara masif dan intensif supaya keluhan semacam ini dapat diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

(Nrd/si)