BBP SURATI GUBERNUR BANTEN TERKAIT PELAKSANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG SAMSAT BARU DI MALINGPING

0
61

LEBAK –meraknusantara.com,-  DPC Badak Banten (BB) Perjuangan Kabupaten Lebak, secara resmi mengirimkan surat yang ditujukan ke Gubernur Banten Wahidin Halim (WH).  Aduan tersebut berkaitan dengan persoalan ditemukannya kejanggalan dalam pembangunan gedung UPT PPD Samsat Malingping yang baru, berlokasi di Kampung Jalan Baru Desa Malingping Selatan Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak -Banten

Erot Rohman Ketua DPC BB Perjuangan Kabupaten Lebak. Saat bertemu wartawan pada Jum’at (26/02/2020).” Mengatakan, bahwa dikirimnya surat yang ditujukan langsung ke Gubernur Banten, sebagai sikap tak percaya lagi dengan lembaga pengawasan yang ada di birokrasi Pemprov Banten.”Katanya.

“Jujur saja, saya sudah minim kepercayaan terhadap lembaga pengawasan internal yang ada di Pemprov Banten. Makanya, kami kirimkan surat biar Gubernur tahu, apa yang terjadi dilapangan.

BB Perjuangan menemukan kejanggalan – kejanggalan dalam pelaksanaan pembangunan gedung UPT PPD Samsat Malingping yang baru. Diantaranya, ditemukannya keretakan di lantai 2, pekerjaan sudah melewati batas waktu tapi masih dikerjakan, dan sejumlah temuan lainnya.

Menurut Erot, pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan tahap pertama gedung tersebut, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan.

Diketahui, Pembangunan gedung Samsat tahap pertama di tahun 2020 itu, menelan anggaran sekitar 19,8 miliar. Kami menemukan banyak kejanggalan diantaranya beton di lantai atas keretakan. Kami juga menduga, pekerjaan tersebut telah disubkan oleh pihak pemenang lelang, kepada pengusaha lokal,” katanya.

Erot berharap kepada Gubernur Banten untuk  mengevaluasi kembali profesionalitas kinerja PPK PPATK, yang dinilai tidak melakukan langkah-langkah strategis didalam melakukan pengawasan.

“Saya minta keterlambatan kerja dan dugaan subkon, untuk diberikan sanksi tegas berdasarkan Perpres No 16 tahun 2018. Saya juga merasa aneh dengan LPSE Banten yang menjadikan perusahaan tersebut sebagai pemenang lelang, padahal menurut informasi dari pemberitaan di media lain, bahwa perusahaan tersebut pernah memiliki track record  buruk dalam pengerjaan stadion mini di lampung,” Ujarnya.

.* Apang Spd.*