Forkopimcam Kecamatan Sindang jaya Lakukan Operasi Yustisi

0
70

Kabupaten Tangerang, Meraknusantara.com -Dalam rangka pengendalian dan pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 ( covid-19 ) pada masa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) adanya penetapan wilayah kabupaten Tangerang sebagai zona merah.

Penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) dengan adanya surat edaran bupati nomor 443.2/010 bag-huk/2021
Tentang pembatasan dan pengendalian kegiatan masyarakat dalam pencegahan Corona virus disease covid -19 pada masa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB.) Dikabupaten Tangerang.

H.Abudin SIP.MM Camat Sindang Jaya dalam apel yustisi menyampaikan kepada jajaran forkopicam untuk tegas dalam menindak pelanggar yang mengabaikan protokol kesehatan, operasi yustisi digelar dijalan raya situ pondok Sindang jaya depan kantor desa sukaharja.”Rabu 6/1/2021

Abudin juga menjelaskan adanya klaster baru dikabupaten Tangerang menjadikan rumah singgah dihotel Yasmin menjadi penuh begitupun Rumah sakit umum di kabupaten tangerang.

Dengan itu Abudin meminta masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan selalu menerapkan 4M, operasi yustisi ini dilaksanakan serentak di 29 kecamatan yang ada dikabupaten Tangerang.”Ujarnya

Saat operasi yustisi berlangsung terdapat 176 yang melanggar protokol kesehatan, terdiri dari laki laki 106 perempuan 70 dan terdapat 1 orang reaktif dan 7 orang non reaktif.

Masyarakat yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi tegas yang diberikan oleh satgas covid-19 kepada pelanggar protokol kesehatan.

Masyarakat yang melanggar akan diberikan sanksi untuk laki laki push up sebanyak 20 kali untuk perempuan skot jump 10 kali serta membaca Pancasila setelah itu dilakukan pengukuran suhu serta dilakukan rapid test oleh Tim satgas protokol kesehatan dari puskesmas Sindang jaya dan bilamana terdapat yang reaktif akan segera ditindak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Alhamdulillah operasi yustisi yang dilaksanakan forkopimcam Sindang jaya berjalan dengan lancar.”Pungkasnya. (Nuryadi)