Terkait Penjualan Hak Tanggungan Milik Alm. H. Musu A. Palaguna Gambar Obyek Lelang Tak Sesuai Dengan Hak Tanggungan

0
616
kios di depan rumah yang hanya obyek tambahan.
Palopo, meraknusantara.com,- Terkait lelang dan penjualan Hak Tanggungan Milik Alm. H. Musu A. Palaguna ada fakta baru yang ditemukan.
Ada fakta yang diduga menjadi awal mula terjadinya Modus Penggelapan Hak atas penjualan Hak Tanggungan Milik Alm. H. Musu A. Palaguna yang dijaminkan oleh Sdr( i ) Megawati Musu oleh PT. BANK MEGA Cabang Palopo.
Dugaan itu dapat dilihat pada gambar pengumuman lelang obyek hak tanggungan berbeda dengan gambar obyek pokok tentang bangunan yang dijadikan Jaminan Hak Tanggungan kepada PT. Bank MEGA Cabang Palopo.
Obyek jaminan pokok yang dipertanggungkan beserta lahannya.
Dan menurut Pendamping Hukum dan Kuasa Hukum pihak Nasabah menilai bahwa dengan tidak menampilkannya Gambar Obyek hak tanggungan secara transparan, Akuntabel dan Otentik sebagaimana dimaksud dalam ketentuan PMK No. 27 Tahun 2016, sehingga nilai pembelian sangat tidak rasional karena sangat jauh dibawah harga.
Artinya, bahwa lain yang dipertanggungkan atau dijaminkan kepada PT. Bank Mega Cabang Palopo dan lain pula photo gambar hak tanggungan yang diperlihatkan atau setidaknya bahwa gambar photo bangunan yang diumumkan, bukan itu obyek pokok secara keseluruhan melainkan hanya sebagian kecil obyek pendukung saja.
Jadi artinya bahwa nilai penjualan yang terlalu rendah dan sangat tidak masuk akal, karena gambar obyek yang dijual tidak dilakukan secara transparan sesuai dengan keadaan obyek yang sebenarnya.
Bahkan gambar yang ditampilkan dalam pengumuman lelang hak tanggungan, bukan bangunan rumah yang dipertanggingkan melainkan kios dan pagar. Sementara yang dipertanggungkan sebagai jaminan pokok adalah lahan Tanah seluas 1.434 m2 dan Rumah Permanen yang berukuran luas 135m2 yang nilainya diperkirakan senilai sekitar Rp 1 Milyar. Sementara harga Lahan pada Wilhum Kelurahan Benteng, Kec. Wara Timur Kota Palopo menurut Lurah Benteng diperkirakan anatara 1, 5 – 2,5 juta permeter.
Merujuk daripada semua hal tersebut, pihak ahli waris Alm. H. Musu A. Palaguna merasa bahwa tindakan pihak PT. Bank Mega Cabang Palopo dinilai menggelapkan haknya.
Bahkan menurut salah seorang ahli waris, Ratnawati Musu, dengan tegas mengatakan bahwa bagaimana tidak saya katakan hak saya digelapkan karena nilai harga hak tanggungan saya mencapai sekitar Rp 5 Milyar sementara hanya dijual oleh pihak PT. Bank Mega Cabang Palopo hanya senilai Rp 240.100.000.
Sementara oleh Megawati Musu sebagai nasabah penjamin, juga heran kalau Jaminan Kreditnya dijual oleh Pihak Bank Mega sementara Dirinya masih tetap berniat baik untuk melunasi kreditnya yang menurutnya sebagaimana disampaikan oleh pihak PT. BANK MEGA REGIONAL melalui Karno Ruslan sebagai Manager CARC tersisa Rp 95 juta.
Namun anehnya, pihak Bank Mega Cabang Palopo menyebutkan kalau sisa utang saya masih Rp 241.485.224,14,-. Tandas Megawati menjelaskan kepada kru Media Meraknusantara.com Biro Sulsel. (N. Naba)