PEMDES TALAGA BERSAMA PLN LAKSANAKAN SOSIALISASI, KOMPENSASI PEMBANGUNAN TOWER SUTET 500 KV KEPADA WARGA.

0
120

Kabupaten Tangerang – meraknusantara.com,- Acara Sosialisasi Kompensasi PLN dengan sejumlah warga Desa Talaga berlangsung aman dan tertib. sosialisasi ini terkait dengan adanya sejumlah warga yang lahan nya terkena proyek PLN, sebab dalam waktu dekat PLN akan melakukan pembangunan upgrading tower SUTET dari 150 KV menjadi 500 KV, acara sosialisasi kompensasi ini berlokasi di Aula Kantor Desa Talaga Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang. kamis 03/11/2020 pukul 13.00.

Dalam acara Sosialisasi kompensasi tampak hadir, Kepala Desa Talaga H Nasarudin SH, Sekdes A Sukyani, Kapolsek Cikupa diwakili Oleh Kanit Binmas Iptu Jakariyanta, Danramil diwakili Peltu M Imron, Babinsa. Peltu Ismoyo, Pelda M Nurti, Binamas Brigadir Suheri, Perwakilan dari PLN Jimi, ismal, dodi, sam, Ketua RT 01/04 Kp sumur Mad Nur, serta para warga undangan.

H Nasarudin SH selaku Kepala Desa Talaga menyampaikan pada awak media, “Pihak PLN telah menyapaikan sosialisasi dan Kompensasi terhadap sejumlah warga, karena akan dilakukan pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 KV,” papar H. Ude SH.

Lebih jauh Kades talaga H Nasarudin juga menyapaikan ini adalah pekerjaan PLN pusat dan kami pihak Pemdes hanya memfasilitasi dalam kegiatan sosialisasi danĀ  kompensasi ini. “Kami bersama PLN hanya mengikuti aturan terkait pembangunan dari PLN kompensasi atau penggantian, selain itu juga untuk hari ini akan di adakan penyelesaian data dan mungkin akan dicairkan selanjut nya dan mudah-mudahan bisa bermanfaat ,” ujar Kades H.Nasarudin SH..

Ditempat yang sama, Dadan Ahmad Sobari dari Kejaksaan Tinggi Banten menjelaskan kepada awak Media “Kami telah menjelaskan kepada warga yang dalam waktu dekat akan di lakukan pembangunan tower SUTET Upgrading dari 150 KV menjadi 500 KV,” dengan ini kami dari pihak kejaksaan Tinggi banten selalu mendukung dengan ada nya pekerjaan PLN. kami juga siap menerima aduan dari warga kalau lahan nya tidak mendapatkan atau belum menerima kompensasi nya.

“Sudah di jelaskan oleh BPN Kabupaten Tangerang dan dari Kejaksaan Tinggi Banten, sehingga para warga bisa memahaminya, adapun masalah kompensasi pergantian itu teknisnya oleh pelaksana,” tandas Dadan Ahmad Sobari perwakilan kejaksaan Banten.

* Apang Spd *