Jembatan Apung Waste Trap di Sungai Cirarab di Resmikan

0
260

Kabupaten Tangerang, Meraknusantara.com– Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Bank Sampah Sungai Cirarab (Banksasuci) Foundation meresmikan jembatan apung Waste Trap di Sungai Cirarab, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/12/2020). Peresmikan itu untuk mewujudkan Sungai Ciraran bebas sampah.

“Pembangunan jembatan apung Waste Trap ini, bekerjasama dengan Banksasuci Foundation. Mudah-mudaha, kedepan Sungai Cirarab bersih dari sampah dan juga tempat edukasi penyebaran informasi mengenai bagimana mengelola sampah yang ada di Kabupaten Tangerang,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada awak media usai meresmikan jembatan apung Waste Trap.

Langkah nyata yang dilakukan Banksasuci Foundation, menurut Zaki, sangat membantu Pemkab Tangerang dalam menangani persoalan sampah. Olej karena itu, Pemkab Tangerang sangat mendukung program yang diluncurkan Banksasuci Foundation.

“Kami sangat mendukung gerakan nyata ini, mudah-mudahan bukan hanya di Sungai Cirarab. Tapi juga Sungai-Sungai lain, termasuk anak sungai serta saluran Irigasi yang ada di Kabupaten Tangerang,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus menjelaskan, jembatan apung Waste Trap dibangun untuk mengurangi sampah di Sungai Cirarab. Menurutnya, teknologi Waste Trap sangat sederhana dan bisa dibuat orang lain. Sebab, bahan Waste Trap hanya terbuat dari pipa peralon.

“Jadi, pipa paralon itu untuk menampung sampah di Sungai Cirarab,” jelasnya.

Banksasuci, menurut Ade, sudah punya Waste Trap di Sungai Cisadane. Namun awalnya terbuat dari bambu. Artinya berbeda dengan yang ada di Sungai Cirarab.

“Kedepan, Banksasuci Foundation bekerjasama dengan teman-teman Ormas, OKP dan Pemuda untuk mengelola Waste Trap Sungai Cirarab,” pungasnya.

(Nuryadi)