JASAD SANTRI DARUL ULUM YANG HANYUT DI SUNGAI CILANGKAHAN DITEMUKAN

0
229

LEBAK, meraknusantara.com,- Setelah melakukan pencarian selama 2 hari akhirnya tim evakuasi bersama warga berhasil menemukan jasad Apud (17) santri Darul Ulum yang menjadi korban hanyut saat berenang di sungai Cilangkahan yang berlokasi di Kampung Gembrong Desa Pagelaran Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak, Banten Pada Minggu (06/12/2020) sekira pukul 12.00 WIB.

Apud (17) ditemukan sudah tidak bernyawa, Selasa (8 Desember 2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Yang jaraknya sekitar 2,5 Kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di Kampung Ciririgi Desa Pagelaran Kecamatan Malingping dalam posisi terlentang dan mengenaskan.

Ini pencarian hari ketiga yang dilakukan tim diantaranya Badan SAR Nasional (Basarnas), Polsek dan Koramil Malingping serta relawan, PMI, BPBD, Tagana, Karang Taruna kecamatan Malingping dibantu oleh warga serta para santri dan akhirnya membuahkan hasil.

Malik yang pertama kali menemukan jasad santri tersebut mengatakan dirinya saat itu akan memperbaiki jaring yang dipasang disekitar sungai tersebut.

“Saat akan memperbaiki jaring, yang dipasang di sekitaran sungai saya beserta warga melihat benda menyerupai tubuh manusia yang ternyata setelah mendekat itu adalah santri yang hanyut,”katanya.

Cece Saputra Camat Kecamatan Malingping yang ikut Saat evakuasi jenazah. membenarkan, kalau jasad yang ditemukan warga tersebut jasad santri yang hilang beberapa hari kemarin, dan tadi pihak keluarga korban juga sudah memeriksa dan ternyata itu benar jasadnya Apud santri yang hanyut kemarin.” Katanya.

Kapolsek Malingping Kompol Refirmanufura melalui Kanit Intelkam Polsek Malingping, Iptu Renaldy, juga membenarkan, pihaknya bersama tim tadi sudah mengevakuasi korban.
“Informasi selanjutnya nanti saya infokan. Saat ini kami fokus evakuasi jenazah dulu,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya Tiga orang santri Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Ulum Kampung Gembrong, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, hanyut terseret arus Sungai Cilangkahan 2, pada Minggu, 6 Desember 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.  ‎Dalam musibah tersebut, dua korban hanyut berhasil diselamatkan yakni Saripudin (20) warga Kampung Beber Desa Cihujan Kecamatan Cijaku dan Andri (18) warga Kampung Hunibera Desa Cikiruhwetan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang.
Sedangkan seorang korban hanyut lainnya bernama ‎Apud (17) warga Kampung Hunibera Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang menghilang dan hari ini baru ditemukan..”

.” Apang Supriyadi.”