Biografi Musisi (Drummer Legendaris) ISMAIL WAHAB

0
678

Jakarta, meraknusantara.com,- Ismail Wahab adalah salah satu musisi (drummer) legendaris Indonesia, yang saat ini juga menjadi Ketua Umum KLIGmi (Komunitas LIntas Grup Musik Indonesia).

Ismail Wahab memulai karirnya sebagai Pemain band (drummer) pada tahun 1972 dengan membentuk Grup Band Asbun, bergabung dengan Ludy Gatot (alm/lead gitar) Jeffry Gatot as. Jeffry Bule (alm/bassist), Johnny (keyboard) dan Apul Simon (vocal dan ritme gitar). Grup band ini latihan serius seminggu 2 kali di rumah Om Ashari (alm) di bilangan Jl. Petojo VIY 3 Roxy Jakarta Pusat sebagai pemilik alat band, dan Om Ashari sudah dianggap seperti orang tua sendiri karena beliau sangat baik kepada para pemain band. Saat itu selain membawakan lagu-lagu rock, Deep purple, Led Zeppelin, Black Sabbath, dll, maupun lagu-lagu Soul/Funky, para personil band juga masing-masing bikin lagu baru karya mereka sendiri. Namun tahun 1973 band itu bubar dan Om Ashari mengganti formasi sekaligus mengganti nama band menjadi THE PHOENIX yang kemudian rekaman dengan salah satu lagunya yang hits yaitu “LING LING”.

Tahun 1973 Ismail Wahab as. Wahab Aditya mendirikan grup band baru yaitu band “RUDY’S GROUP”. dengan formasi Ludy Gatot (alm/lead gitar), Jeffry Gatot as. Jeffry Bule (alm/bassist), Ismail Wahab as. Wahab Aditya (drum), Mario (alm/vocal), Murat Sipahutar (alm/vocal), dan Ari Karbowo (keyboard). Akhir tahun 1973 grup band “RUDY’S GROUP” rekaman di Nada sound studio di bilangan Roxy, yang saat itu masih 4 track. Operator saat itu mas Rusmin yang akhirnya pindah ke Musica Studio. Dan juga Mas Karsid (alm), keduanya termasuk operator andal, operator legend. Awal tahun 1974 album rekaman “RUDY’S GROUP”
diedarkan oleh produser Eddy Buntaran dengan logo “ISTANA MUSIC”. Lagu dari “RUDY’S GROUP” yang hits saat itu diantaranya berirama mandarin dengan judul lagu : “MERANA”, “TERKENANG”, “LILIAN”, “BERNODA” dll. Saat itu booming sampai mencapai 2 juta copy hanya dalam tempo kurang dari 1 tahun. Masih di tahun yang sama 1974 “RUDY’S GROUP” promo tour dengan keliling ke beberapa kota besar di Indonesia dan mendapat sambutan hangat di setiap kota yang “RUDY’S GROUP” singgahi saat itu.

Usia “RUDY’S GROUP” pun hanya seumur jagung. Dan pada Mei 1975 Ismail Wahab mendirikan grup band baru dgn nama “MEIDY’S GROUP”. dgn leader band Jeffry Gatot as. Jeffry Bule dengan formasi yang sama ditambah dengan Eddy Karsono pada bassist yang sekaligus pencipta lagu dari awal band “RUDY’S GROUP”. Semua lagu dari “RUDY’S GROUP” dan “MEIDY’S GROUP” dibawakan kembali oleh Yulia Yasmin. Usia “MEIDY’S GROUP” pun hanya seumur jagung. Dan pada tahun 1976 Ismail Wahab membuat band baru dgn nama “ROXY GROUP”. dengan formasi Ismail Wahab as. Wahab Aditya (drum), Eddy Karsono (bassist), Apul Simon (gitar dan leader band), Mario (alm/vocal), serta Susan (vocal).

Pada tahun 1979 Ismail Wahab berhenti main band dan mulai jalan sendiri dengan mendatangi studio-studio dan sesekali main ke Harco Glodok tempat hampir semua produser musik di Indonesia punya toko/kantor di Harco Glodok. Dan Saat itu musisi yang mondar mandir di Harco Glodok masih sedikit, diantara nya KOESPLUS, PANBERS, MERCYS, D’LLOYD, USBROS dan beberapa pencipta lagu era itu. Juga beberapa personil dangdut dan pencipta lagu dangdut. Baru setelah tahun 80’an bos-bos kaset hampir semua buka kantor di Glodok yaitu di belakang Harco. Dan saat itu lah mulai banyak musisi, penyanyi dan pencipta lagu mondar mandir di Glodok cari job. Masih di tahun yang sama Ismail Wahab sesekali main band di hotel-hotel bintang 5, seperti : Hotel Indonesia, Hotel Hilton, Hotel Sari Pacific, Hotel Kartika Chandra, Hotel Borobudur, Hotel Horizon Ancol, dll. Dengan lagu-lagu standard soft music. Ismail Wahab juga sesekali main di coffee shop.

Banyak artis-artis top Indonesia pernah di iringi oleh Ismail Wahab, sebagai programmer drum artis-artis top Indonesia, diantaranya : Obbie Messakh, Deddy Dores, Johan Untung, Eva Solina, Octa Sister, Ria Angelina, Lidya Natalia, Twin Sisters, Ria Resty Fauzi, Lenong Rumpi, Benny Panjaitan (di album Cinta dan Permata), John Dayat, Zahir C Lubis, Leo Kristy, Iwan JG, Tommy J Pisa.

Wahab Aditya atau sekarang lebih dikenal Ismail Wahab, saat ini berusia 68 tahun, ayah dari 4 orang anak dan kakek dari 8 orang cucu, masih tetap eksis mencurahkan pikiran dan idenya untuk musik Indonesia, itu di buktikan oleh Ismail Wahab yang pada tanggal 12/12/2020 di percaya menjadi Ketua Umum KLIGmi sebuah organisasi para pencinta musik Indonesia terutama lagu-lagu lawas.

Ismail Wahab, drummer Legendaris Indonesia, yang semasa muda tinggal di Sawah Besar Jakarta Pusat, saat di temui awak Media Merak Nusantara, mengatakan bahwa KLIGmi adalah tempat atau wadah silaturahmi sesama pencinta musik Indonesia, dan untuk menggali kembali lagu-lagu nostalgia agar tidak pudar dan ditinggalkan. Secara pribadi Ismail Wahab berharap dengan adanya KLIGmi dapat mengajak anak-anak muda untuk membawakan lagu-lagu nostalgia dengan gaya kekinian.

Pada pidato sambutan sebagai Ketua Umum KLIGmi (12/12/2020), Ismail Wahab mengajak seluruh pengurus dan anggota KLIGmi tidak menebar janji tetapi yang penting bukti untuk musik Indonesia. Selamat dan sukses atas terbentuknya KLIGmi yang dipimpin oleh Ismail Wahab Drummer Legendaris Indonesia.
(Reza Fahlevi)