Belum Jera, Tambang Ilegal Di Teluk Bayur Pangkalpinang Kembali marak

0
117

Pangkalpinang, Meraknusantara.com – Aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan alur Sungai Teluk Bayur Pasir Putih Kota Pangkalpinang kembali marak. Hal ini diketahui setelah sejumlah media mendatangi lokasi tersebut, Senin (14/12/20) siang.

Dari hasil pantauan di lokasi, terdapat puluhan ponton tambang timah ilegal jenis rajuk yang sedang leluasa melakukan aktivitas ilegal tanpa ada rasa takut.

“Kalau ditanya apa tidak mengganggu lalu lalang kapal nelayan, yaa pasti ganggu lah pak, cuma susah dibilang pak,coba bapak lihat sendiri lah,” kata salah satu nelayan yang kala itu sedang memperbaiki kapalnya.

Pria yang mengaku bernama Rizky ini meminta agar pihak terkait dapat segera menghentikan aktivitas tambang timah ilegal di alur Sungai Teluk Bayur.

” Ya kami minta agar pihak terkait dapat segera menghentikan.setahu kami,para penambang timah ilegal ini kebanyakan adalah warga dari luar semua,” ucapnya.

Mendapat informasi kembali maraknya tambang timah ilegal di kawasan alur Sungai Teluk Bayur, Efran selaku PLT Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang pun sedikit terkejut. Efran berjanji akan melakukan pengecekan guna dilakukan penertiban , Kota Pangkalpinang kan tidak ada zona pertambangan kok ada kegiatan penambangan? Kita dalami dulu info itu. Kita akan lakukan pengecekan. Untuk tindakan penertiban kita akan koordinasikan dengan pihak aparat kepolisian,” ujar Efran saat dihubungi tim wartawan melalui via telepon, Senin (14/12/20 ).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun meyebutkan jika tambang timah ilegal di kawasan alur Sungai Teluk Bayur sudah berlangsung sekitar satu bulan dan dikoordinir oleh tiga orang warga setempat berinsial Ba, Ra dan To. Ketiga warga ini pun disebut-sebut mendapat setoran dari para penambang timah ilegal di kawasan alur Sungai Teluk Bayur. ( isk ).