LSM Geram Banten Indonesia DPC Kab.Tangerang..! Minta Opname Kembali Pembangunan Paving Block Di Rawa Boni Pakuhaji

0
526

Kabupaten Tangerang, Meraknusantara.com, Pengerjaan paving block di Kp.Bulak sabung Kayu putih Desa Rawa Boni Kec.pakuhaji Kab.Tangerang,diduga tak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan paving block pun yang semestinya harus di pasang di jalan umum tapi di pasang di pekarangan rumah warga, Selasa(24/11/2020).

Hasanudin yang biasa di sapa Ghabel selaku Koordinator LSM Geram Banten Indonesia DPC Kab.Tangerang, mengatakan pengerjaan paving block yang di kerjakan beberapa hari yang lalu di Kp.Bulak Sabung Desa Rawa Boni Kec.Pakuhaji Kab.Tangerang itu di duga tak sesuai dengan RAB dan cara pemasangan paving block nya pun seharusnya dimana sebelum paving block dipasang terlebih dahulu dipastikan struktur dari lahan yang hendak di paving dalam keadaan benar-benar padat.

Hal Ini bertujuan agar lahan yang telah dipasang paving block tidak amblas. Selain itu, titik paving block pun sebagiannya di pasang di pekarangan rumah warga padahal titik pembangunan jalan pun masih tersisa dan belum ada pembangunan ini jelas sudah melenceng dari aturan yang ada,

Masih Gabel, pihak Pelaksana seharusnya memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi, di mana titik yang seharusnya di bangun itu di dahulukan jangan di buang ke tempat yang lain apa lagi tempat yang lainnya itu bukan jalan umum ini jelas melenceng dari aturan.

Tak hanya itu dari ukuran lebar jalan hanya 110 dan di situ terdapat saluran air namun tidak di rapihan dan di biarkan di lewat begitu saja seolah – olah proyek ini bukan di biayai oleh anggaran negara,ini jelas sangat merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat,Tandasnya

Dalam temuan investigasi tersebut Gabel bersama tim nya akan meminta kepada PPTK Kec.Pakuhaji untuk meninjau ulang proyek tersebut dan memintanya di opname ulang.jika dari hasil opname di temukan kejanggalan pengurangan volume maka temuan ini akan kami lanjutkan kepada inspektorat untuk di lakukan pembeklisan pihak kontraktor nakal tersebut.

Awak media Meraknusantara.com, mencoba untuk mengkomfirmasi kepada pihak Pengawas kecamatan terkait adanya dugaan Pembangunan Paving mengurangi Volume, namun hanya mendapat jawaban dengan Begitu Santai, Hingga Berita ini diturunkan belum ada jawaban dari pihak terkait maupun dari pihak kontraktor penanggung jawab.
(Nuryadi).