Lantaran Dianggap Dipermainkan, Warga Sekar Biru Cabut pengajuan Pembuatan Sertifikat Dari BPN

0
288

Bangka Barat, Meranusatara.com – Warga Seka Biru Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, berinisial A, merasa dipermainkan sehingga mencabut pangajuan pembuatan sertifikat tanah kepada BPN, karena merasa kecewa, Rabu ( 04/11/20 ).

Sebelumnya inisial A sudah pernah menemui Bagian pengukuran atas nama Bambang, Status lahan sudah Zona kuning, Surat Sertifikat dinyatakan sudah keluar, Bambang menyarankan jika pengambilan sertifikat mau cepat, silahkan mendatangi langsung kekantor BPN.

Inisial A selaku pemohon langsung datang kekantor BPN Bangka Barat muntok, didampingi oleh Amir selaku angota BPD Desa Sekar Biru.

Setelah Pemohon hadir dikantor BPN bertemu Pak Aan, selaku staf BPN, menjeskan ada penangguhan dari desa, kita hanya mengeluarkan, ungkap Aan,

Setelah Pulang dari kantor BPN, pemohon langsung menemui kepala Desa Sekar Biru (Kades), Erwin mempertanyakan penjelasan dari BPN, Kades Erwin menjelaskan, Desa tidak pernah menangguhkan sertifikat Warga, atau menahan BPN mengeluarkan sertifikat warga, dan mengatakan Sertifikat ini sudah terbit tapi BPN belum membagikan alasannya HGB pak.

Desa tidak pernah menahan sertifikat warga yang sudah terbit cuma yg satu ini sertifikatnya masih di BPN, Kalau Desa itu hanya mengumpulkan data dan mengajukan ke BPN selebihnya sudah menjadi kewenangan BPN, ujak Erwin selaku kades.

“Karena inisial saya sudah merasa jengkel seolah – olah dipermainkan seperti bola yang bisa dilempar kesana kemari, sayapun langsung membatalkan pengajuan setifikat karna merasa tidak ada penjelasan,saya sangat merasa kecewa terhadap pihak BPN, “Ungkap A.

Sementara Ansory selaku staf BPN ketika dikonfirmasi pihak jurnalis media meraknusantara.com, melalui pesan singkat WhatsApp, Ansori menjelaskan, kalau pemohon sudah membatalkan pengajuan, maka kami/saya pribadi tidak berhak memberikan penjelasan apapun terkecuali masih dalam proses.

Sementara Bambang selaku Bagian pengukuran, mengatakan lahan sudan zona Kuning dan sertifikatpun sudah keluar, dan sudah selesai, sudah tidak dalam proses lagi, unkaf bambang pada A, (Rizal rahif)