Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri bagikan BST Tahap 8 kepada 1778 KPM

0
305

Kabupaten Tangerang, Meraknusantara.com, Pukul 09.00 wib para warga penerima mulai berdatangan di lokasi penyaluran,” kata Muhamad Abdul Wasih Staf Pemberdayaan Desa Pekayon saat menjelasakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST ), dilaksanakan di Aula Kecamatan Sukadiri, Jumat(13/11/2020).

Ditempat Penyaluran Muhamad Abdul Wasih Staf Pemberdayaan Desa Pekayon mengatakan, kegiatan tersebut merupakan Penyaluran bantuan sosial tunai ( BST ) tahap ke VIII dan untuk penambahan yaitu ada 69 KK dengan menerima langsung di pararel sekaligus dua Tahap yaitu Tahap 7 dan tahap 8 dengan Nominal Rp.600.000 rupiah per KK,” tambahnya

Kegiatan penyaluran di mulai, dengan teknis pelaksanaan Warga penerima menyiapkan identitas diri ( KTP ) beserta fotocopy dan surat undangan. Warga penerima masuk ke  tempat penyaluran secara bergantian dengan memperhatikan protokol kesehatan ( menggunakan masker,cuci tangan dan jaga jarak ), Warga penerima di layani oleh petugas Kantor Pos Indonesia dan di lakukan pencairan uang sebesar Rp300.000 dan untuk penerima Tahap 7 dan tahap 8 itu warga menerima Rp.600.000

Dalam kesempatannya, Kepala Desa Pekayon, Suwaryo mengatakan, penyaluran BST ini tahap ke-8 yang diserahkan langsung oleh pihak Kantor Pos Indonesia yang didampingi para Staf Desa, BPD, Rw Rt dan Binamas.

“Warga sangat antusias menerima BST tersebut, sehingga mengakibatkan amatiran. Namun kami menghimbau kepada KPM agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid19,” kata Suwaryo

“Meskipun antrian warga mengular, namun Alhamdulillah berjalan lancar dan kondusif,” Ujarnya

Salah seorang warga dari Kampung Pekayon iwan menyampaikan sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Walaupun, kata dia, meski antri hingga berkeringat dan hanya sebulan sekali tetapi tetap bersyukur.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pekayon khususnya Kepala Desa Suwaryo yang telah membagikan BST,” ucapnya.

“Alhamdulillah bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi kebutuhan keluarga kami,” imbuhnya.

(Nuryadi)