Sukses di Semarang, “Heterospace” Segera Buka Cabang di Banyumas

0
336

SEMARANGmeraknusantara.com,-  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membuka ruang kerja kreatif “Heterospace” di Banyumas. Kabupaten itu dinilai memunyai potensi anak muda kreatif.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Emma Rachmawati, di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah (Puri Gedeh), Jumat (2/10/2020). Ruang kerja kreatif itu, rencananya akan menempati bekas kantor residen.

“Pak Gubernur menginginkan tahun ini. Kita sudah melakukan studi di eksrumah residen Belanda. Bangunannya masih bagus dan tidak terlalu banyak memerlukan renovasi,” ujarnya, selepas pertemuan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Untuk merealisasikannya, Emma telah melakukan pembicaraan dengan sebuah bank BUMN sebagai sponsor. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Impala Space yang sebelumnya mengoperasionalkan Heterospace di Banyumanik, Kota Semarang. Dari kerja sama itu, telah membuahkan konsep tata ruang untuk Heterospace di Banyumas.

“Mengapa Banyumas? Karena di sana banyak anak-anak muda kreatif. Pak Gubernur inginnya ada tiga Heterospace, di Semarang, Solo, dan Banyumas. Nah untuk yang Solo sudah ada bangunan tapi perlu pembenahan. Kalau untuk pembiayaan tidak harus dari pemerintah, tapi kita bisa gandeng berbagai pihak,” imbuhnya.

Emma menyebut, sesuai arahan Gubernur, pembukaan Heterospace Banyumas akan dilakukan tahun ini. Ia berkisah, Ganjar sempat berpesan agar pihaknya membuat ruang start up bagi anak-anak yang baru lulus sekolah.

“Ya tahun ini harus, tadi pesannya harus tenanan (sungguh-sungguh). Kalau awal tahun ini usaha daring memang baru 3,5 persen, ini mulai naik walaupun pelan-pelan. Kita sudah mendorong pelaku UMKM merambah E-commerce. Kita dampingi mereka,” ucapnya.

Master of Coin Impala Space Khaleed Hadi Pranowo mengatakan, selama pandemi Covid-19, Heterospace telah menyelenggarakan 231 kegiatan. Dari kegiatan tersebut, ada beberapa pengguna ruang kerja kreatif itu yang telah memasarkan produknya.

“Sebagai contoh, kami telah membantu beberapa member kami yang jumlahnya 12.908 (orang) untuk membuat packaging yang menarik. Foto produk, manajerial dan membantu pemasaran secara online,” ujarnya.

Terkait pembukaan Heterospace di Banyumas, Khaleed menyebut akan berkonsep creative hub. Idenya adalah memadukan coworking space, lengkap dengan workshop dan ruang tinggal.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung kegiatan tersebut. Ia meminta, kisah-kisah sukses dari pengguna Heterospace diangkat, untuk dijadikan inspirasi kerja kreatif di tengah pandemi.

“Maka sebenarnya dengan kita memberi inspirasi, memberi ruang konsultasi. Teman dari Heterospace dan Dinkop, ketika kamu bingung stres, kita kasih keranjang masuk. Tidak usah stres, nggak usah maki-maki, kita ngobrol,” pungkas Ganjar. (red)

Sumber. (Diskominfo Jateng)