Jihad politik ala warga Kauman Tanggul Kabupaten Jember

0
507

Jember, meraknusantara.com,– Jelang Pilkada serentak 2020 banyak terjadi intrik dan memanasnya suhu politik dibeberapa wilayah, hal ini tampak dari maraknya baliho serta ramainya suara para pendukung calon.

Namun ada sesuatu yang lain terjadi di Jember, tepatnya di Rt01/Rw12 kauman Kecamatan Tanggul sekelompok warga berkumpul dan bermusyawarah dalam menentukan pilihannya.

Menurut para tokoh masyarakat sepertiĀ  H.Iqbal,ustad fadoli dan Fajar shodik mengatakan bahwa ada sedikit kegiatan yang mungkin bisa kami berikan untuk dilakukan di wilayah paling bawah dalam kepemerintahan tepatnya di tingkat RT hal ini sudah berlangsung kali ke 2 (dua) dilakukan oleh sekelompok warga yang ada di Rt01/Rw12 Kauman Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.

Dalam menentukan pilihan pemimpin yang akan dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020
Sekelompok warga berkumpul dan bermusyawarah dalam menentukan pilihannya untuk di jadikan satu suara,dan suara ini akan menjadi bulat untuk memilih salah satu calon, tentunya hal ini sungguh sangat menarik sekali.
Kenapa hal ini menjadi sangat menarik karena waktu pertama kali cara musyawarah warga ini dilakukan 5 tahun yang lalu warga masyarakat menyodorkan kontrak politik dengan calon yang sudah di sepakati untuk di pilih agar menandatangani beberapa permintaan yang akan di lakukan manakala jadi terpilih dan Alhamdulillah pada waktu itu pilihan masyarakat terpilih.

Dan tentunya beberapa hal yang di perjuangkan oleh satu Rt membawa dampak pada Kabupaten terkait, seperti misalnya Sekolah gratis tanpa ada pungutan biaya, yang semuanya itu tertuang dalam kontrak politik dan itu sudah di jalankan oleh Bupati terpilih waktu itu.
Namun untuk kali ini dalam Rapat musyawarah yang sudah dilakukan beberapa Minggu yang lalu ternyata petahana kalah dalam voting dan warga memilih kepada Calon yang lain

Salah seorang tokoh pergerakan Bpk Mashud mengatakan Bila wakil wakil rakyat yang duduk di kursi empuk hanya memikirkan kelompok dan golongannya saja maka Warga masyarakat akan menempuh dengan caranya tersendiri untuk memperjuangkan apa yg diinginkannya seperti kontrak politik atau jihat politik ala rakyat. (mashud)