Kadis PUTR Sulsel Pantau Progres Rest Area Sidrap

0
88

Sidrap, meraknusantara.com,- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel Rudy Djamaluddin memantau progres pembangunan rest area di Kelurahan Lawawoi Kecamatan Watang Pulu  Kabupaten Sidrap, Rabu 2 September 2020.

Rudy yang saat ini menjabat Pj Walikota Makkasar tersebut datang didampingi Kabid Cipta Karya PUTR Sulsel,  Haeruddin.

Kedatangannya disambut sejumlah OPD Sidrap terkait. Tampak Kepala Bappelitbangda Andi Muhammad Arsjad,  Kaids Bina Marga M.Si, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Abdul Rasyid,  Kadis Peternakan dan Perikanan Samuel Kaba, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Nasruddin Waris.

Ditemui di sela kunjungannya, Rudy menjelaskan rest area tersebut merupakan salah satu program prioritas  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Lanjut Rudy, rest area tersebut menyediakan fasilitas istirahat bagi pengguna jalan sekaligus menjadi ajang  promosi potensi atau produk unggulan pertanian dan UMKM sekitar.

“Kita mendekatkan para petani dan pelaku UMKM pada pasar, kepada konsumen,” ujar Rudy.

Dikatakan Rudy, progres pembangunan rest area saat ini mencapai 41 persen. Rudy berharap, akhir tahun ini dua  fasilitas utama, food court dan michi-no-eki ditambah musalah sudah bisa digunakan masyarakat.

“Kita targetkan Desember selesai untuk tahap satu, kemudian nanti di tahun 2021 kita lanjut tahap dua untuk  beberapa fasilitas-fasilitas lainnya. Anggraan tahun ini Rp10,8 miliar, semoga bisa semua terserap dengan baik  dan bisa betul-betul dimanfaatkan masyarakat,” pinta Rudy.

Sementara Kepala Bappelitbangda Sidrap Andi Muhammad Arsjad mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sidrap  menyambut baik dan berterima kasih atas pembangunan rest area tersebut.

“Keberadaan rest area tidak hanya menjadi tempat persinggahan, ke depan akan diintegrasikan dengan pengembangan pariwisata Sidrap. Juga mempromosikan produk-produk unggulan daerah, sehingga menjadi ikon  pariwisata yang tentunya berkontribusi bagi pendapatan daerah,” pungkas Arsjad.(thedy)