Menuai Pertanyaan “Ada Apa Dengan Pembagian Bantuan Jaringan Pengamanan Sosial dari Provinsi Banten?”

0
85
Meraknusantara.com

Meraknusantara.com

Kabupaten Tangerang- Penyaluran bantuan dari bansos Jaringan Pengamanan Sosial JPS Tahap ke-1 untuk yang terdampak covid-19 di Desa Sukamantri Kec. Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2020).

Kegiatan pembagian di hadiri Kades Sukamantri H. Nana beserta Babinsa dan Binamas Pasar Kemis, Kades Sukamantri H Nana Ibnu Holdun mengatakan ” Pembagian jps untuk sekarang adalah pembagian yang pertama sebanyak 5,526 penerima bantuan jaringan pengamanan sosial (jps) dari propinsi Banten tahap 1 sebesar Rp. 600.000 dimana melalui Bank BJB cabang Balaraja”.

Dalam langkah pembagian  dilaksanakan di Tiga tempat terpisah  yaitu pertama di SDN Sukamantri 1, Tempat selanjutnya di gedung SMPN 2 Pasar Kemis dan di gedung Sekolah Istiqomah desa Sukamantri penyaluran Bantuan Sosial Jaringan Pengamanan Sosial (Social Safety Net) dalam pelaksanaannya pembagian berlangsung sesuai dengan teknis protokol kesehatan.

Proses verifikasi data penerima bantuan

Salah satu warga Desa Sukamantri mengatakan, “ Pembagian ini tidak merata dan menuai ke janggalan pada sistem pembagian karena salah satu warga desa mengatakan bahwa banyak menuai kesalahan pada data KTP dan kartu Keluarga (KK) banyak yang tidak sama bahkan salah satu warga mengatakan kalau nomor KTP tidak terdaftar padahal KTP saya dibuat nya di Kantor Kecamatan Pasar Kemis Tangerang Banten tetapi ada geganjilan karna saya dapat undangan itu dari pak RT akan tetapi setelah saya datang untuk pengambilan kenapa tak bisa karena data tersebut tidak terdaftar,” Ucap warga berinisial S kepada awak media dalam acara tersebut.

Ditempat yang sama Lukman Kasubag Pemerintahan kecamatan Pasar kemis mengatakan” dengan Nomor NIK pendaftaran bukan Nomor NIK dari KTP pendaftaran,  Tetapi nomor NIK Kartu Keluarganya banyak salah data pendaftaran. Contohnya dengan NIK nomor 096 dikartu pendaftaran 096 ini yang benar dengan di KTP, dan pihak Desa hanya memberi undangan saja sesuai Data dari pihak Bank BJB”,Tuturnya.

Antrian penerima Jaring Pengamanan sosial.

Lukman Menambahkan “untuk pendataan ulang akan diusulkan supaya bisa didaftarkan lagi dan mudah mudahan Data yang di usulkan dapat Bantuan ini “, menjawab pertanyaan pada awak media.

Hasil monitor dilapangan dengan Data gabungan data awal 5.526 Penerima, namun yang tersalurkan 4.554 penerima,dan tidak tersalurkan 972, Mengingat hal tersebut Awak media berusaha hendak mewancarai Camat setempat beserta Sekertarisnya namun mereka belum bersedia memberikan tanggapan apapun terkait masalah itu. (Yadi)

Editor : RJT