Lagi Dan Lagi Program Prona Tahun 2018 Di Desa Gunung Sari Kecamatan Mauk Dipertanyakan Oleh Warga.

0
78

Meraknusantara.com

Kabupaten Tangerang – Prona Sertifikat Tanah yang disebut Program Nasional yang diharapkan bisa meringankan beban pembiayaan dalam pembuatan sertifikat tanah ternyata beda dengan apa yang dialami warga Desa Gunung Sari Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Selasa(18/8/2020).

Pasal nya hingga saat ini pengajuan Prona Sertifikat yang mereka usulkan ke Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) melalui Mas PR selaku mantan Sekdes Desa Gunung Sari ,hingga kini tidak jelas ujung penyelesaiannya.

Warga Desa Gunung Sari atas hal ini sangat merasa kesal dan geram kepada pak PR yang pada saat itu mengurus Prona Sertifikat Tanah sejak tahun  2018 lalu,dan saya juga sudah memberikan sejumlah uang untuk biaya pembuatan Prona Sertifikat Tanah tersebut, ” Menurut salah Satu warga desa Gunung Sari yang ikut ajukan Prona Sertifikat Tanah yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan ke Awak Media.

Warga setempat juga mengatakan bahwa sudah menanyakan ke pak PR tapi dijawab ” Entar belum selesai “,akan tetapi dalam penantiannya hingga saat ini belum ada kejelasan apapun.

” Masalah sudah sangat sering kami pertanyakan ke pak PR katanya tar sok tar sok , tidak ada kejelasan. Harapan kami supaya Sertifikat tanah kami itu segera diserahkan kepada kami selaku warga, Kalau tidak bisa mengapa tanah kami sudah di ukur.” Imbuh warga.

Sementara itu Kalabi selaku Kepala Desa Gunung Sari yang baru menjabat mengaku tidak tahu menahu prihal masalah permohonan Prona Sertifikat Tanah Tahun 2018 lalu.

Kalabi menjelaskan kepada pihak warga “Mengenai Prona 2018 saya tidak tahu dan tidak di beritahu oleh mas PR yang dulu nya kepala Desa pak Fahrozi, pada Tahun 2018 kemarinkan ada Program PTSL kalau Sertifikat warga itu tidak keluar seharusnya mereka dikonfirmasikan ke kami pihak Desa tapi ini tidak ada tembusan dengan kami. sebaiknya diselesaikan,  ya terserah apakah dana yang sudah terpakai? Harusnya dikembalikan dengan segera dan jangan sampai membuat warga resah .”Tegasnya

Sahroji Alan menambahkan ” Terkait permasalahan Prona di tahun 2018 lalu saya tidak tau, itu dulu pejabat kepala Desa nya Fahrozi, dan salah satu warga pernah menanyakan kepada kami” kata sahroji alan.

Lebih lanjut Alan menjelaskan “terkait permasalahan Prona yang tak kunjung terselesaikan ini akan saya panggil secepatnya Mas PR selaku pihak yang menerima program Prona di Tahun 2018 sekaligus penerima administrasi pembuatan surat sertifikat warga desa Gunung Sari, “Ucapnya

Pihak awak Meraknusantara.com beserta Lembaga APKAN ( Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara ) mencoba untuk mencari informasi kepada pihak Camat mauk, akan tetapi Arif Rahman selaku Camat mauk mengatakan ” kalau dengan urusan program Prona tahun 2018 saya tidak tahu karena belum menjabat saat itu. Insya Alloh habis Agustusan akan saya bantu mencari informasi sama pihak Desa ” Ucapnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pihak (mas PR-red) terkait yang bisa di temui. (Yadi/Tim)