Fakta Sidang, Robianto Idup Dinyatakan Terbukti Dan Meyakinkan Bersalah,Jaksa Tuntut 3 Tahun 6 bulan Penjara

0
76

Jakarta, meraknusantara.com -Sidang perkara penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Robianto Idup, Komisaris PT Dian Bara Genoyang (DBG) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 18/8/2020, Dengan agenda sidang tuntutan.

Fakta persidangan, terdakwa Robianto Idup dituntut 3 tahun 6 bulan penjara. Dalam surat tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum Boby Mokoginta,SH,MH. Menyatakan terdakwa Robianto Idup terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP. terhadap Herman Tandrin (korban).

Dalam persidangan sebelumnya dengan pemeriksaan terdakwa, Terdakwa Robianto Idup tidak kooperatif dan berbelit-belit saat memberikan keterangan dalam persidangan.Terdakwa Robianto Idup bahkan tidak mengakui perbuatannya.

Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan serta alat bukti yang ada, Kami menyatakan bahwa dakwaan kami terhadap terdakwa Robianto Idup terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Oleh karena itu kami memohon majelis hakim menghukum terdakwa Robianto Idup selama 3 tahun 6 bulan penjara.” kata Jaksa Penuntut Umum Boby Mokoginta,SH, MH.

Menanggapi surat tuntutan jaksa, Penasihat hukum terdakwa Robianto Idup minta waktu dua minggu untuk mengajukan Pledoi (pembelaan), Namun di bantah oleh Ketua Majelis Hakim. Ketua Majelis Hakim hanya memberi waktu satu minggu, Sidang berikutnya di gelar tanggal 25 Agustus 2020 dengan agenda pledoi,” tutur Katua Majelis Hakim.

Bermula kerja sama bisnis pertambangan batubara antara Robianto Idup dan Herman Tandrin. Namun saat tahapan pembayaran berikutnya tidak di bayar oleh terdakwa Robianto Idup, Saat di tagih oleh Herman Tandrin selalu janji-jani. Atas kasus tersebut. saksi pelapor yakni Herman Tandrin mengalami kerugian hingga mencapai Rp 70 miliar.

(Nhd)